Portalkota – Gubernur Banten Andra Soni meninjau Ruang Praktik Siswa (RPS) di SMKN 1 Anyer, Kabupaten Serang, yang baru saja selesai direvitalisasi.
Dalam kunjungan tersebut, ia juga mengecek sejumlah alat praktik siswa yang diberikan Pemprov Banten pada tahun anggaran 2025 sebagai penunjang pembelajaran sesuai kebutuhan industri.
“Tadi kami meninjau hasil program revitalisasi dari pemerintah pusat untuk ruang praktik siswa dan juga mengecek barang-barang pengadaan untuk alat-alat praktik siswa pengadaan tahun 2025,” Senin (2/3/2026).
Dalam kunjungan itu, Gubernur didampingi Ketua TP PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni dan Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah.
Rombongan melihat langsung sejumlah ruang praktik siswa yang tengah digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
Baca lainnya:
Wagub Banten Ajak Masyarakat Isi Ramadan dengan Kebaikan
Alat Praktik Masih Update dengan Dunia Industri
Andra Soni memastikan bahwa alat-alat praktik yang digunakan di SMKN 1 Anyer masih relevan dengan perkembangan dunia industri saat ini.
Hal ini penting agar lulusan SMK memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.
“Kita juga memastikan alat-alat yang digunakan di SMK ini, dan alhamdulillah masih update dengan dunia industri saat ini,” katanya.
Selain meninjau revitalisasi ruang praktik, Andra Soni juga memantau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi para siswa selama bulan Ramadan. Ia berdialog dengan guru dan kepala sekolah terkait kelancaran program tersebut.
“Tadi saya bertanya kepada guru dan kepala sekolah, apa ada kejadian-kejadian khusus terkait dengan MBG di SMKN 1 Anyer. Dan alhamdulillah selama ini berjalan dengan lancar, dan semoga terus bisa lancar,” jelasnya.
Sinergi Pusat dan Daerah untuk Fasilitas Pendidikan
Kepala SMKN 1 Anyer Usrotul Hiyaroh menyampaikan bahwa sekolahnya menerima program revitalisasi berupa tiga unit Ruang Praktik Siswa (RPS) dari pemerintah pusat melalui kementerian terkait.
Sementara untuk alat praktik, sekolah mendapat dukungan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Provinsi Banten.
“Kami mendapat program revitalisasi sebanyak tiga unit RPS dari pusat. Gedungnya dari pusat, sedangkan alat-alatnya dari DAK Provinsi,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, dukungan pembangunan gedung dan pengadaan peralatan secara bersamaan membuat fasilitas praktik siswa dapat segera dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang pembelajaran berbasis industri.
“Jadi alhamdulillah kami berbarengan, dapat revitalisasi, kemudian juga DAK-nya dapat. Sehingga bisa match dan langsung digunakan,” katanya.
Baca lainnya:
Dialog dengan Aliansi BEM, Andra Soni Sebut Mahasiswa Mitra Strategis Pembangunan
Tujuh Program Keahlian Diminati Tinggi
Usrotul menyampaikan bahwa SMK Negeri 1 Anyer memiliki tujuh program keahlian yang semuanya diminati oleh para siswa setiap tahunnya. Seluruh jurusan di sekolah tersebut masuk dalam kategori favorit dengan peminat yang selalu tinggi.
“Alhamdulillah, peminatnya setiap tahun selalu tinggi, semua jurusan kami pada dasarnya favorit karena ramai peminat,” jelasnya.
Terkait rencana penerapan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), Usrotul menyampaikan bahwa pihaknya telah mengikuti proses seleksi di tingkat provinsi dan kini tinggal menunggu hasil penetapan.
“BLUD itu menjadi lisensi bagi sekolah untuk mengembangkan bisnisnya. Jadi nanti hasil praktik siswa bisa dikembangkan dan dikomersialkan,” tutupnya.
Dengan fasilitas yang semakin lengkap dan relevan dengan industri, SMKN 1 Anyer diharapkan mampu mencetak lulusan yang siap kerja dan berkontribusi pada pembangunan ekonomi di Provinsi Banten.(uci)






